Jumat, 15 Mei 2020

Menuju Penghujung Ramadan

Alhamdulillah, masih bisa merasakan Ramadan, meskipun Ramadan kali ini bisa dibilang berbeda :)
Secara pribadi Ramadan 1441 H ini memang cukup berbeda bagi saya. Ramadan kali ini saya tidak lagi merayakannya bersama Ayah. Sebelum Ramadan tiba, Ayah saya berpulang dikarenakan penyakit jantung yang 2-3 tahun belakangan ini beliau rasakan. Meskipun sedih karena merasa ada yang "hilang", namun saya yakin Ayah sudah mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Yang terpenting, Ayah sudah bertemu dengan Ibu di sana ❤
Akan merayakan Idul Fitri tanpa kehadiran Ibu dan Ayah memang bukan hal yang mudah, namun Ayah dan Ibu akan selalu ada di hati. 

Ramadan kali ini juga menjadi Ramadan yang berbeda karena wabah virus corona yang sedang melanda dunia, termasuk negara tercinta Indonesia. Di tengah Ramadan yang tanpa hiruk-pikuk seperti Ramadan yang sudah-sudah, namun tetap indah kok.

Ramadan ini cukup menyenangkan karena karya saya lolos! Yes, cerita yang saya kirimkan untuk Balada Cerita Ramadhan di Radio Prambors menang, dan dijadikan sandiwara radio, Alhamdulillah! Mendengar cerita yang ditulis diputar di radio rasanya sungguh membuat bahagia! Thanks Prambors! 

Hhmmm, sudah berapa lama ya tidak menjalani "kehidupan normal" karena pandemi ini? Hufff, sampai ga ingget lagi :O yang ingin dilakukan setelah semua ini berlalu, nonton bioskop! Rasanya udah pengen duduk santai di depan layar bioskop, menikmati film yang disuka, ah indahnya! Semoga corona ini cepat berlalu, dan keadaan kembali seperti dulu, Aamiin!

So, segala urusan tetap berjalan baik kan? Semoga! Keadaan memang "sedang berubah", namun ya tetap bersyukur dengan yang sudah terjadi. Alhamdulillah masih diberi sehat, diberi rezeki, ah, Alhamdulillah :)
Di tengah wabah corona ini saya tetap bersyukur masih bisa melanjutkan usaha warung makan Ayah. Meskipun saya belum terjun total ke dunia kuliner ini, hihihi. Memiliki asisten yang setia rasanya menjadi kunci penting dalam kelangsungan sebuah usaha. 

Oke, lets talk!

Ayah saya memiliki asisten yang cukup setia, sudah 30 tahunan beliau menjadi asisten Ayah di Warung. Jadi, sekarang, "kelangsungan warung" memang ada pada beliau sih, hehehe :) secara selama ini saya ga belajar dengan serius tentang resep masakan Ayah. Jadi ya beliau, Pak asisten'lah yang menjadi "full koki" di Warung. Saya mah bantu menyajikan dan mencicipi saja, hahahaha! Ya, as long as we can, we will do the best. Lalu, warung akan tetap berjalan sampai kapan? Well, till the end. Setiap cerita pasti ada akhir. Ga ada yang abadi kan ya di dunia ini? Yo' rights! :)

Banyak hal-hal yang terjadi di hari-hari yang silih berganti ini membuat saya semakin banyak belajar tentang hidup dan kehidupan. Menghadapi hal-hal yang sulit untuk dihadapi tentu menguras energi dalam diri, namun saya bersyukur masih memiliki Allah ❤

Ya, baiklah, selamat ngabuburit! Semoga puasanya terus berjalan dengan lancar dan baik ya, Aamiin.
Tetap semangat!!! Sungguh, ini sulit sekali, dengan adanya pandemi dan keadaan yang berbeda ini bikin suasana ga cihuy, namun ya semua tetap harus dilewati bukan?
Okelah, berbuka dengan yang manis ya, uhuy!

Bismillah...


Melewati Waktu

Akhir-akhir ini sering naik bus dalam melakukan sebuah perjalanan. Senang rasanya jika sudah mengincar suatu tempat untuk dikunjungi, eh ada...