Senin, 21 Desember 2020

Penonton Film #2

Senang sekali bioskop sudah buka kembali, tentu dengan protokol kesehatan. Dan saya sudah kembali ke bioskop :) The Science Of Fictions menjadi film pertama yang saya tonton setelah berbulan-bulan tidak menginjakkan kaki di bioskop.

Saat datang ke bioskop pada suatu hari Minggu, rasanya gimanaaa gittuuu... senang bisa kembali menonton film, tapi cukup sedih juga karena bioskop masih sepi. Saat menonton film di hari itu, saya menonton yang jam 13.00, satu studio hanya terisi 5 orang saja, termasuk saya. Semoga di hari hari ke depan bioskop kembali ramai. 

Selain menonton di bioskop favorit, Empire XXI Jogja, saya juga menonton film di Bioskop Online. Situs legal yang memutar film-film Indonesia. Beberapa film yang saya tonton adalah : DaySleepers, A Story of Kale, Filosofi Kopi 2, Ini Kisah 3 Dara.


Obrolin filmnya yuks!


> The Science Of Fictions.

Menurut saya, ini film yang unik. Karakter Siman si tokoh utama, yang berjalan pelan ala astronot yang ada di bulan, cukup menyita perhatian. Kisah di dalam film ini juga seru untuk diikuti, meskipun pada part part tertentu saya mikir... ini gimana ini ya maksudnya! Hahaha...

Melihat wajah-wajah familiar para pemain di film TSOF yang pernah saya tonton di panggung teater, ya tidak diragukan lagi kemampuan akting para aktor tersebut. Yang juga menarik di film ini adalah lagu-lagu yang diputar sepanjang film. Yang menyita perhatian itu ya lagu "Orang Miskin Dilarang Mabuk", yang menjadi closing juga di film ini.


> A Story of Kale.

Kalau sudah menonton film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, pasti tahu sosok Kale yang diperankan oleh Ardito Pramono. Jadi ASoK ini menceritakan si Kale sebelum NKCTHI. 

Sebagai penonton film drama percintaan, saya cukup migren ya menonton film ini, haha! Kisah cinta yang posesif hingga berujung mendua adalah hal yang seru juga untuk dinikmati. Lagu-lagu yang mengiringi film ini juga menyenangkan untuk didengarkan.


> Daysleepers.

Film yang menyenangkan untuk ditonton. Selain karena ada idola saya Joko Anwar yang ikut bermain di dalam film ini, cerita di film ini tuh sweet banget looh. Jadi nih, kalau suka nulis cerita kan ada sumber inspirasi tuh. Nah di film ini si tokoh utama yang seorang novelis, mendapatkan inspirasi dari seseorang yang bahkan hanya terlihat siluetnya saja. Cool!

Memang ya, kalau nulis-nulis cerita di coffe shop itu punya feel yang beda gitu, dan di film ini hubungan yang baik antara pemilik coffe shop, dan pelanggang setia, yang mana si penulis cerita, cukup seru. Ternyata sumber inspirasi si penulis ada di balik jendela kantor di depan coffe shop. Wohooo deh filmnya :)


> Filosofi Kopi 2

Kalau sudah menonton film Filosofi Kopi yang pertama pasti ya sudah familiar dengan tokoh Ben dan Jodi. Nah, Filosofi Kopi 2 ini lanjutannya gitu... konflik yang disuguhkan di film ini lebih seru ya dengan urusan seputar kedai kopi Ben dan Jodi. Eh, lokasi sutingnya ada yang di Jogja looh, meskipun saya juga belum pernah ke kedai kopi Filosofi Kopi-nya, hoho. Rio Dewanto idolak, dan apa part Joko Anwar juga di film ini, hahaha! :D


> Ini Kisah 3 Dara.

Film ini menyenangkan untuk diikuti. Film musikal yang bikin pengen ikutan nyanyi dan nari di tengah jalan, hihi. Beberapa idola saya juga bermain di film ini, seperti Joko Anwar (lagi), Rio Dewanto, Ruben, dan Eyang Titiek Puspa yang kece. Seru sekali menonton film ini.


Selamat menonton film!


Melewati Waktu

Akhir-akhir ini sering naik bus dalam melakukan sebuah perjalanan. Senang rasanya jika sudah mengincar suatu tempat untuk dikunjungi, eh ada...